Setelah sekian lama,

langit baru mengerti bahwa
senja hanya datang sementara,
Matahari hanya datang siang,
Bulan dan buntang hanya datang waktu malam.

Pada akhirnya.
Tiada satu pun yang menemani.
Langit hanya abadi sendiri dalam mengarungi waktu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panda

Heran

fiksi-diksi Edisi Ramadhan(Khayalan dalam mimpi tentang rindu)