Heran

Kadang, tak terpikirkan ku dengan drama dunia.
Kadang, tak terbesitkan ku dengan    prinsip penghuninya.

Kenapa tidak?
Tidak sedikit, insan yang tidak mau dikenal. Ia suka hening dan sunyi sebagai sabahatnya.
Kenapa tidak?
Tidak sedikit, orang yg sama-sama memiliki prinsip, mengelabui makna pikirannya.
Kenapa tidak?
Tidak banyak, orang yang berimajinasi positif dengan kata-kata.

Heran.
Terbelenggu ku untuk memikirkanya.
Tercengang dengan jalan akal yang di tuangkannya.

Lantas.
Sekilas lewat , khayal pikirku merangkul kata-kata aneh. mendekap dan menyelimuti bagaikany hewan berwajah manusiaKadang, tak terpikirkan ku dengan drama dunia.
Kadang, tak terbesitkan ku dengan    prinsip penghuninya.

Kenapa tidak?
Tidak sedikit, insan yang tidak mau dikenal. Ia suka hening dan sunyi sebagai sabahatnya.
Kenapa tidak?
Tidak sedikit, orang yg sama-sama memiliki prinsip, mengelabui makna pikirannya.
Kenapa tidak?
Tidak banyak, orang yang berimajinasi positif dengan kata-kata.

Heran.
Terbelenggu ku untuk memikirkanya.
Tercengang dengan jalan akal yang di tuangkannya.

Lantas.
Sekilas lewat , khayal pikirku merangkul kata-kata aneh. mendekap dan menyelimuti bagaikany hewan berwajah manusia.

Beny anpriska nata
Heran



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panda

fiksi-diksi Edisi Ramadhan(Khayalan dalam mimpi tentang rindu)