Syair yang Indah menyayat Kalbu_Beni_Apriska



Syair Yang Indah Menyayat Kalabu
Sub tema: Semoga Allah Memberikan Hidayah Tertutupnya Hati mu.
Oleh : Beni Apriska.

            Puisi, Syairnya Indah
            Kata-kata penyejuk dan pendamai hati
            Tetapi,
            Akan sangat menyayat kalbu (hati)
            Bahkan merobek jiwa dan perasaan.
            Jika ia tak mengenal dalamnya perasaan jiwa dan kalbu
            Yang tertanam dalam syariat Islam.

            Syogyanya engkau tak tau,
            Tak perlu engkau berkoak,Tak perlu engkau berkicau dan berteriak.
            Diam dan pikirkanlah, kenapa engkau tau?

            Diam lebih baik dari pada berucap syair yang syahdu,
            tetapi menancapkan luka di kalbu.
            Diam lebih baik dari pada berkata dengan elok dan anggun pada sebuah  untaian kata..
            Tetapi ,
            Membuat api panas dalam hati yang membakar kalbu dan jiwa

            Syogyanya, umat Islam berkata demikian juga
            Alangkah deras  bercucurannya air mata , Alangkah pedih dan perihnya hati
            Baginda Rasulullah Shalullahu ‘alaihi wassallam.
            Mendengarkan syair yang begitu syahdu tetapi menyayat dan  merobek kalbu.
            Mendengarkan kata-kata terindah terucap, tetapi menancap perih dalam hati.

            Tinggi menjulang gunung tak sebanding dengan dosa-dosa manusia
            Luas Samudera tak seluas khilaf dan kesalahan-kesalahan manusia,
            Indah dunia dilihat oleh mu, Indahnya di Akhirat kamu menutupi mata
            Kenikmatan di dunia dirasakan oleh mu,
            Kenikmatan akan hari akhir diabaikan olehmu          

            Cadar dan Jilbab yang Indah terurai dan terbentang lebar,menutupi kehormatan.
            Sari tosek konde dan sanggul mempesona, pengundang fitnah dan nafsu (berdosa).

            Bagi kami (Umat Islam),ADZAN
            Penyeruan dan pemberitahuan yang Indah, yang menggugah kalbu dan  jiwa
            untuk mendekatkan diri kepada-Nya,
            Lalu,
            Suara kidung yang mana yang melebihi Indahnya desiran lantunan Adzan
            Seruan yang mana yang lebih merdu dari pada Lantunan Adzan.
           
            Hati ini terbuka tetapi seakan-akan tertutup akan rahmat syariat Islam
            Mata ini melihat tetapi seakan-akan terpejam akan Hidayah syariat Islam
            Hingga,
            Ia membatu, membeku, keras dan Ego.
            Ber-ego dengan rasa perasaan diri sendiri yang di ujung tombakkan.

            Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala,
            Memberikan rahmat dan hidayah-Nya
            Untuk yang tak tau dan bahkan tak mengenal syariat Islam.

 Astahgfirullahhal’azim.


           
           

Syair Yang Indah Menyayat Kalabu
Sub tema: Semoga Allah Memberikan Hidayah Tertutupnya Hati mu.
Oleh : Beni Apriska.

            Puisi, Syairnya Indah
            Kata-kata penyejuk dan pendamai hati
            Tetapi,
            Akan sangat menyayat kalbu (hati)
            Bahkan merobek jiwa dan perasaan.
            Jika ia tak mengenal dalamnya perasaan jiwa dan kalbu
            Yang tertanam dalam syariat Islam.

            Syogyanya engkau tak tau,
            Tak perlu engkau berkoak,Tak perlu engkau berkicau dan berteriak.
            Diam dan pikirkanlah, kenapa engkau tau?

            Diam lebih baik dari pada berucap syair yang syahdu,
            tetapi menancapkan luka di kalbu.
            Diam lebih baik dari pada berkata dengan elok dan anggun pada sebuah  untaian kata..
            Tetapi ,
            Membuat api panas dalam hati yang membakar kalbu dan jiwa

            Syogyanya, umat Islam berkata demikian juga
            Alangkah deras  bercucurannya air mata , Alangkah pedih dan perihnya hati
            Baginda Rasulullah Shalullahu ‘alaihi wassallam.
            Mendengarkan syair yang begitu syahdu tetapi menyayat dan  merobek kalbu.
            Mendengarkan kata-kata terindah terucap, tetapi menancap perih dalam hati.

            Tinggi menjulang gunung tak sebanding dengan dosa-dosa manusia
            Luas Samudera tak seluas khilaf dan kesalahan-kesalahan manusia,
            Indah dunia dilihat oleh mu, Indahnya di Akhirat kamu menutupi mata
            Kenikmatan di dunia dirasakan oleh mu,
            Kenikmatan akan hari akhir diabaikan olehmu          

            Cadar dan Jilbab yang Indah terurai dan terbentang lebar,menutupi kehormatan.
            Sari tusuk konde dan sanggul mempesona, pengundang fitnah dan nafsu (berdosa).

            Bagi kami (Umat Islam),ADZAN
            Penyeruan dan pemberitahuan yang Indah, yang menggugah kalbu dan  jiwa
            untuk mendekatkan diri kepada-Nya,
            Lalu,
            Suara kidung yang mana yang melebihi Indahnya desiran lantunan Adzan
            Seruan yang mana yang lebih merdu dari pada Lantunan Adzan.
           
            Hati ini terbuka tetapi seakan-akan tertutup akan rahmat syariat Islam
            Mata ini melihat tetapi seakan-akan terpejam akan Hidayah syariat Islam
            Hingga,
            Ia membatu, membeku, keras dan Ego.
            Ber-ego dengan rasa perasaan diri sendiri yang di ujung tombakkan.

            Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala,
            Memberikan rahmat dan hidayah-Nya
            Untuk yang tak tau dan bahkan tak mengenal syariat Islam.

 Astahgfirullahhal’azim.


           
           




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panda

CINTA (Prosa_puisi frasa part 6), next, nantikan.. kisah tidak akan pernah berakhir_beny_anpriska_kanata